Dalam genggaman tangan Tuhan

Dalam genggaman tangan Tuhan

Senin, 11 Juni 2012

Horor

Kemarin muka komik bercerita. 
Beb, gue ada cerita mistik nih, cerita horor... 

Si Ayla, semalam ga enak body, trus minta dibikinin teh manis sama suaminya. 
Habis itu, suaminya mijitin dia. Dia sempat heran, qo tumben suaminya baik amat. 
Ga lama, ada suara orang buka pintu, masuk rumah. 
Si Ayla keluar dan dia kaget. 
Ternyata suaminya!!!! 
Truuuss yang barusan mijitin dia siaaapaaa doong....???
Hiiiiiii.....

Dasar muka komik, dia cerita sendiri, dia yang takut sendiri.. 

Kom, gantian nii, gue juga punya cerita horor.. 

Tentang suami setan.
Ada sepasang suami istri, datang dari kampung ke kota. 
Tapi mereka tidak punya ketrampilan. 
Suaminya tidak bekerja. Susah bertahan hidup di kota jika tidak punya pekerjaan. 
Apalagi si istri sedang hamil. 
Suatu hari suami istri ini diajak berjalan jalan oleh tetangga mereka. 
Di tengah jalan, si suami hendak buang air kecil, tapi setelah ditunggu tunggu tidak pernah kembali lagi. 
Konon tempat suami buang air adalah tempat angker. 
Akhirnya setelah berbulan bulan mencari, sang istri lelah dan merelakan suaminya hilang tak tentu rimba. 
Dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk membiayai hidupnya dan bayinya.
Sampai suatu hari, hampir tengah malam, tiba tiba pintu rumah kontrakan si istri diketuk orang. Ketika pintu dibuka, di luar ada seorang lelaki berambut panjang, berjenggot, bajunya lusuh kumal seperti gelandangan,sorot matanya kosong...
Ternyata dia sang suami yang sudah lama dicari cari.
Kontan saja sang istri berteriak, 

DAAASAAAARRR SUUAAMIII SEEEETTAAAAANNN.....
di mana tanggung jawab lo, istri lagi hamil malah kabur!!...

Whahahahahahaha.... muka komik udah mau pipis di celana..

Beeebeeebbb, yang setan itu elooo!!!

Piiisss kom, piiisss... Whahahahahahaha.....

Fragmen rindu..

Sayang, ingatkah kamu, ketika jemariku kebas dan aku tidak bisa merasakan tanganku?
Kamu mengenggamnya dan berkata, jemarimu hangat, kamu tidak apa apa. Jangan kuatir ya..
Ya, saat itu aku tidak kuatir, karena aku tahu ada kamu yang menjagaku.

Sekarang jemariku tidak pernah kebas lagi. Sekarang jemariku dingin. 
Kata dokter, aku tidak apa apa. Jantungku memang tidak sekuat dulu, sehingga berkurang kemampuannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Itu yang menyebabkan jemariku kebas dulu dan mulai dingin sekarang. Kelak ujung ujung jemariku tidak cuma dingin tapi akan mulai membiru. Itu juga tidak apa apa. Aku tidak takut. Sungguh. 

Dulu aku memang takut, karena aku tidak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi pada diriku. Tetapi sekarang tidak. Aku tahu tahapan yang akan aku lalui di depan. Bahwa aku akan mudah lelah, bahkan ketika berbicara. Aku akan mudah terengah engah, dan bernafas satu satu. Sampai akhirnya jantung hatiku tak mampu berdetak lagi. Dan dunia menjadi sunyi.
Tapi kamu sudah pernah mengajariku cara bernafas yang benar. Mengajariku untuk mengenali tubuhku. Mengerti dia. Mendengarkan dia. Menghormati dan mencintainya. Itu bekal yang kamu tinggalkan untukku.

Aku bahkan tahu, bahwa kematian itu tidak menyakitkan, tidak menakutkan. Bukankah kamu sudah pernah mengalaminya? Akupun pernah merasakannya. Kunikmati saat jiwaku sejenak meninggalkan raga. Ringan. Tak ada rasa sakit, tak ada rasa takut. Kehidupan di dunia jauh lebih menyakitkan dan lebih menakutkan. Bukankah demikian?

Ah, aku mulai melantur. Mungkin ini karena aku sedang rindu. Rindu padamu... 


Ini salah satu perlengkapan perangku sebelum tidur...
Kalau yang ini, perkenalkan, dia teman tidurku...

Lastri....

Aku hamil....
Ya, aku sedang mengandung anakmu. Anak kita. Aku tahu, kamu begitu marah mendengar berita ini, karena anak ini akan merusak semua rencanamu untuk mendapatkan warisan dari orangtuamu. 
Bagaimanapun ini anakmu, ini juga cucu mereka. Darahmu mengalir dalam dirinya. Darah mereka mengalir dalam dirinya.

Tapi tak mengapa, jika kamu tidak menginginkannya, aku akan tetap menjaganya. Kamu tidak perlu menjadi ayahnya. Aku pun tidak akan menceritakan padanya siapa ayahnya. Karena kamu memang tidak pantas menjadi ayah baginya.

Jika kelak dia bertanya, siapa ayahnya, mengapa dia tidak punya ayah, aku akan menjelaskan padanya bahwa ayahnya sudah lama mati. Jika dia bertanya di mana makamnya. Aku akan menjawab, ayahmu tidak bermakam, karena jasadnya tidak pernah ditemukan. Setelah dia cukup dewasa, aku akan memberitahu yang sebenarnya. 

Bahwa ayahnya hanyalah seorang pengecut yang tidak berani bertanggungjawab. Dan menukar anaknya demi warisan. 
Aku tidak kejam. Aku hanya tidak ingin anakku memiliki sifat seperti sifatmu.

Aku pernah salah. Dan aku tidak ingin anakku menanggung kesalahanku. Aku mencintainya. Aku akan merawatnya hingga dia mandiri kelak. Walau untuk itu aku harus bekerja keras.

Dia bukan lagi Lastri yang kukenal dulu. Yang hangat dan penuh tawa. Sekarang dia menjadi Lastri yang dingin dan keras hati. Lastri yang tidak takut apapun, Lastri yang kuat. Lastri yang berani menerjang badai api demi anaknya. 
Dan ketika aku bertanya, 
Apakah kamu membencinya Lastri? 
Apakah kamu membenci ayah dari janin dalam rahimmu?
Perlahan sebutir airmata bergulir di pipinya.

Itu yang sangat menyakitkan..
Karena aku tidak membencinya...
Aku mencintainya..
Mencintai orang yang salah.

Saat itu aku tau, masih ada Lastri yang dulu...

Minggu, 10 Juni 2012

Love shouldn't hurt...

Postingan ini, kuperuntukan secara umum bagi semua pembaca, bagi para membaca laki laki agar bisa lebih memahami wanita, dan kuperuntukan secara khusus bagi semua pembaca wanita, baik yang sudah menikah ataupun yang sedang berpacaran.

Sahabat wanita, kekerasan dalam suatu hubungan, dapat terjadi kapan saja, di mana saja dan dapat menimpa siapa saja. Tanpa memandang suku, agama, pendidikan dan latar belakang. 
Terkadang kita tidak menyadarinya, atau malu mengakuinya dan memilih untuk tetap bertahan, sampai akhirnya keadaan sudah menjadi begitu buruk.
Pasanganmu bisa melakukan kekerasan padamu, dalam berbagai bentuk.
Seperti kekerasan emosional, kekerasan fisik dan kekerasan seksual.

Kekerasan emosional terjadi jika dia :
  • Menghinamu atau terus-menerus mengkritik kamu.
  • Tidak percaya padamu dan bertindak cemburu atau posesif.
  • Berteriak padamu, membentakmu.
  • Selalu menyalahkan kamu.
  • Membohongi kamu.
  • Memutarbalikkan fakta. 
  • Mengancam akan menyakiti kamu, keluargamu, anak-anakmu, atau hewan peliharaanmu.
  • Membuatmu selalu berusaha menjaga perasaannya.
  • Menyakiti dirinya sendiri untuk membuatmu takut. 
  • Mengkhianatimu.
  • Membuatmu merasa rendah dan tidak berharga.
  • Membuatmu tidak nyaman dengan kehadirannya.
  • Mencoba untuk mengisolasi kamu dari keluarga dan teman.
  • Memonitor ke manapun kamu pergi, dengan siapa kamu bicara di telepon, dan dengan siapa kamu menghabiskan waktu bersama.
  • Tidak mengijinkan/keberatan jika kamu bekerja.
  • Mengontrol keuangan atau menolak untuk saling berbagi.
  • Menghukummu dengan mengurangi kasih sayang yang diberikan.
  • Mengharapkanmu untuk selalu meminta izin.
  • Mempermalukan kamu dengan cara apapun.
  • Membuatmu yakin bahwa tidak ada yang bisa mencintaimu seperti dia.

 Kekerasan fisik terjadi jika dia :

  • Merusak properti ketika marah (melemparkan barang barang, meninju dinding, menendang pintu, dll).
  • Mendorong, menampar, menggigit, menendang atau mencekikmu.
  • Meninggalkanmu di tempat yang berbahaya atau tempat asing.
  • Membuatmu takut dengan mengemudi secara sembarangan.
  • Menggunakan senjata untuk mengancam atau menyakiti kamu.
  • Mengusirmu/ memaksa kamu untuk meninggalkan rumah.
  • Mencegahmu pergi keluar rumah/ mengurungmu di dalam rumah.
  • Mencegahmu untu menelepon polisi atau meminta bantuan.
  • Menerormu dan mengintimidasimu.  
 Kekerasan sexual terjadi jika dia :
  • Melihat perempuan sebagai objek dan menganggap perempuan berada dalam posisi yang lebih rendah.
  • Menuduhmu berselingkuh atau sering cemburu pada hubunganmu di luar, baik dengan rekan kerja, teman, bahkan saudara/keluarga.
  • Menginginkanmu untuk memakai pakaian yang sexy.
  • Menghinamu dengan cara seksual atau memanggil namamu dengan nama seksual.
  • Memaksa atau dimanipulasimu untuk berhubungan intim atau melakukan tindakan seksual.
  • Merendahkanmu saat berhubungan intim.
  • Menuntut untuk melakukan hubungan intim, walau kamu sudah menolaknya, juga ketika kamu sakit atau lelah.
  • Melukaimu dengan senjata atau benda saat berhubungan intim.
  • Melibatkan orang lain dalam kegiatan seksual denganmu.
  • Mengabaikan perasaanmu mengenai seks.
  • Menggunakan kekerasan fisik dalam situasi seksual
Sahabat wanita, siklus kekerasan mempunyai pola yang sama dan berulang ulang. 
Polanya adalah :
 
Permintaan maaf/memberi alasan/mengakui kesalahan----menciptakan situasi yang menegangkan----terjadi kekerasan----permintaan maaf/memberi beralasan dan seterusnya.
 
Jika ini terjadi padamu, seharusnya kamu tahu, bahwa ini akan selalu terjadi berulang ulang, berapapun banyaknya kesempatan yang kamu berikan padanya, akhirnya kamu tetap harus mengambil suatu sikap. 
Keluarlah dari hubungan yang tidak sehat ini. Jika kamu sudah menikah, mintalah bantuan. Jangan sampai dirimu menjadi korban.
Aku tahu hal ini sangat berat dan menyakitkan, tapi percayalah bahwa kamu pasti bisa melalui semua ini.

Sahabat wanita, ingatlah... 
Mencintai tidak berarti harus mau disakiti. 
Kamu terlalu berharga!! 
Dan kamu pantas untuk mendapatkan yang terbaik...
  
Janganlah berlama-lama
tersiksa dan tidak bahagia
di dalam hubunganmu
dengan orang lain.

Karena, lama-lama engkau

akan menerima bahwa
engkaulah yang pantas bagi
perlakuan yang buruk.

Segeralah perbaiki sikap
dan cara-caramu,
upayakanlah untuk menjadi
pengindah kebersamaan mereka
denganmu.

Atau,
jika itu tetap tak berdampak baik,
alihkanlah perhatianmu
kepada hubungan lain
yang lebih baik.

(Mario Teguh)

di ambil dari berbagai sumber, di antaranya actabuse.com

Random 4

Bunbun   : Anak gue tuh, apaan aja dijadiin mainan. Kardus susu, kaos kaki, kertas, sampe kalo gue masak, tomat dan wortel, juga jadi mainan..
Beb         : samaa..
Bunbun   : sama ma sapa? 
Beb         : anjing gue...apaan aja dijadiin mainan..kardus, kertas, tomat..
Bunbun  : *melotot napsu pengen makan orang*

*****

Beb        : bun, tebak nih..gue beli blazer berapa duit?
Bunbun : ga tau. Harga cabe keriting tuh baru gue tahu..
Beb        : kira kira aja..
Bunbun  : 100 ribu.. 
Beb        : seembarangan!! teerrlaaaluuuu... blazer ini 50 ribu taau!!
Bunbun  : *gubraak...* 

*****

Bunbun  : bete nih, nonton film banyakan iklannya..
Beb        : mau yang ga banyak iklan?
Bunbun  : emang ada?
Beb        : ada. siaran langsung sepak bola.
Bunbun  : qo bisa ga ada iklannya?
Beb        : yaealah.. kalo pas iklan tau tau gol gimana? 
Bunbun  : ohh iyaa..
Beb        : haaalaaahh...

*****

Bunbun  : anak gue tuh, baweeeelll banget.. Sampe pusing gue denger dia ngoceh.
Beb        : karena itu Tuhan kasih kita 2 telinga bun... (sok bijak)
Bunbun  : supaya kita lebih banyak mendengar, gitu?
Beb        : supaya bisa masuk kuping kiri keluar kuping kanan.... 
(ketawa iblis..;))


*****


Bunbun  : gigi gue renggang ni... kata dokter, itu karena geraham gue ompong 1, jadi gigi yang lain geser. Gw disuruh pake gigi palsu supaya ga tambah renggang. Tapi males banget. Repot kan ya? mesti dilepas tiap malam... Kalo yang ditanam gimana ya?
Beb        : yang ditanam, tulang rahang mesti di bor. Surgery gitu.
Bunbun  : ih seereemm. Mending yang bisa dilepas ya?
Beb        : iya. keuntungannya lebih banyak. Praktis. Murah. Ga pake operasi. Dan kalo lo lagi sebel sama suami, kasih dia minum pake air rendeman gigi palsu lo semalam.... 
Hauhauhauhauhau....
Bunbun  : beb.. lo mah bener bener setan yaa??
Beb        : lhaa baru tau?


*****

Abis ini mesti sungkem sama bunbun, biar ga dikutuk jadi pisang goreng...
Piiissss bun...!!

Jumat, 08 Juni 2012

Hanya cinta yang bisa...



Perlahan dia berjalan ke arahku. 
Gaun putihnya yang panjang menyapu jalan setapak bertabur kelopak mawar merah. 
Di genggamnya seikat lily putih. 
Betapa cantiknya dia. Mempelaiku.

Kulihat dia dengan jas hitamnya.
Pria gagah yang menungguku di bawah gazebo berhiaskan untaian bunga. 
Betapa tampannya dia. Pangeranku.

Di sini kami ya Tuhan, menghadapMu dengan membawa kepingan cinta kami. 
Bertahun kami pendam cinta ini, karena dunia tidak pernah menerima kehadiran kami. 
Jalan berliku yang kami tempuh, penuh onak dan duri, melukai langkah kami. Menyakiti hati kami. 
Kini di penghujung usia ini, adakah restuMu Kau beri bagi kami?


Aku, lelaki penuh luka, berjanji di hadapanMu ya Tuhan, akan selalu mencintaimu, wanita berhati patah, kini dan selamanya. 

Aku, wanita berhati patah, berjanji di hadapanMu ya Tuhan, akan selalu mencintaimu, lelaki penuh luka, kini dan selamanya.

Semesta mendengar janji mereka, dua anak manusia yang akhirnya dipersatukan dalam cinta di usia senja. 
Tidak ada yang lebih indah, selain dapat melihat mereka kembali bersama. 
Hanya cinta yang bisa....

Hai girls... "What Makes You Beautiful" ?

Tanya saja..

Kamu ingin tahu siapa saya?

Tanya saja padanya, siapa cinta sempurnanya.
Tanya saja padanya, siapa wanita yang akan selalu ada di dalam hatinya, seperti sumpahnya.
Tanya saja padanya, siapa wanita pernah ia pinta untuk jadi istrinya, sebanyak dua kali dalam suatu masa.
Tanya saja padanya, apa saja yang pernah dia berikan pada wanitanya.
Tanya saja padanya, apa arti cincin berlian yang melingkar di jari manis wanitanya.
Tanya saja padanya, ke mana saja mereka menghabiskan bulan madunya.
Tanya saja padanya, siapa nama dua anak lelaki kecil yang ada di dalam hatinya.
Tanya saja padanya, siapa wanita yang memeluknya saat ia menangis dan memohon iba.
Tanya saja padanya, siapa wanita yang menemaninya di saat paling kelam dalam hidupnya. 
Tanya saja padanya, siapa wanita yang membuatnya belajar mengerti tentang arti hidup di dunia.
Tanya saja padanya, berapa waktu yang dia butuhkan untuk menceritakan semua kenangan dan kisah cinta dengan wanitanya.
Tanya saja padanya, apa yang benar benar dia inginkan dalam hidupnya.

Tanya saja padanya, dan tataplah matanya saat dia memberimu jawab....
Kamu akan tahu, jika kamu gunakan hatimu...

Aku...

Aku suka hujan, air yang jatuh dari langit. 
Aku suka bunyinya menyentuh atap rumahku. Merdu.
Aku suka saat hujan menyirami tanah yang kering. Aromanya membuat pikiranku berkelana.
Aku suka tetesnya di ujung daun. Berkilau bagai jutaan permata.
Aku suka segarnya hari setelah hujan.

Aku suka bunga liar. 
Yang tidak sadar kalau dirinya begitu cantik, walau berlapis debu jalanan.
Yang tampil apa adanya tanpa polesan.
Yang hanya berharap pada hujan untuk memuaskan dahaganya.
Yang tidak pernah protes pada tangan tangan mungil yang memetiknya.
Kecantikan sederhana yang sangat bersahaja.

Aku suka senja.
Tidak panas. Tidak dingin.
Tanpa redup. Tanpa terik.
Lembayung jingganya membuatku terpesona.

Aku suka purnama.
Bulat perak di tengah gelap. Kontras.
Tidak takut sendiri. 
Tidak masalah juga jika ditemani.
Tidak seperti manusia, yang terlahir sendiri, mati sendiri, tapi takut hidup sendiri.  

Aku suka hidupku.
Sempurna karena ketidaksempurnaannya.
Denganmu aku bahagia, tanpamu aku bahagia.
Siapa atau apapun itu.

Aku suka laut.
Di sanalah aku akan di larung nanti....

Sabtu, 02 Juni 2012

Hai....

Aku mau menyapa pembaca blog ku, baik yang dari Indonesia dan juga yang berasal dari Rusia, Amerika, Kanada, Jerman, Jepang, Britania Raya, Korea Selatan, sampai Nigeria...
Thanks sudah mau mampir dan membaca blogku.

Teman, di manapun kalian berada...
Kehadiran kalian, membuatku jadi lebih rajin berlatih menulis. 
Awalnya aku menulis hanya untuk menumpahkan semua buah pikirku, bukan untuk mencari pembaca, karena aku tahu, tulisanku jauh dari sempurna. 
Tapi sekarang aku tahu, kalian ada dan menikmati dalam diam. Terimakasih. 
Kalian sangat berarti untukku. 

*peluk semuuaaa...*